Proses trial and error mewarnai kegiatan reklamasi Newmont. Kata David Sompie,Site Manager PT Newmont Nusa Tenggara
kepada greenmining. Ketika mengisahkan bagaimana newmont memperoleh skor 92 untuk hasil evaluasi kegiatan reklamasinya di Tambang Mesal.
Trial and error terjadi karena, “panduan pelaksanaan reklamasi memang belum ada”, imbuh David. Sehingga banyak masukan dari berbagai pihak. Termasuk dalam pemilihan vegetasi.
Situasi ini tentu menyulitkan. Karena bukan tidak mungkin, masukan tersebut tidak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh lembaga terkait, yang memiliki kewenangan mengenai reklamasi. Seperti Kementrian Kehutanan, Energi dan Sumber Daya Mineral serta Kementrian Lingkungan hidup.
Untuk menyiasatinya, Newmont pun sigap menjalin koordinasi. Terutama dengan ketiga lembaga tersebut. Guna meminimalkan resiko kegagalan reklamasi. Selain berupaya melakukan self assesment, atau upaya mengevaluasi atas inisiatif sendiri.
Self assesment memang bisa dilakukan. Terutama Jika ada perencanaan yang baik atas kegiatan reklamasi. Baik-buruknya perencanaan, akan tergantung dari informasi mengenai lingkungan sekitar tambang yang dimiliki Newmont. Sebelum memulai menambang.
Atas situasi ini, sebelum merencanakan reklamasi. Newmont menggelar survey. Al hasil, Informasi kondisi lingkungan pun diperoleh. Salah satunya jenis-jenis vegetasi yang ada di lokasi. Informasi ini penting, tentu saja. Karena vegetasi berkaitan dengan sejumlah keragaman hayati yang ada. Agar tujuan reklamasi, mengembalikan fungsi hutan yang sudah dibuka, minimal mendekati awalnya dapat digapai.
Selain survey, pengalaman mereklamasi lahan bekas tambang sejak tahun 1996 meski pada areal sempit. Membuat newmont tak lagi gagap. Sehingga mantap, mulai menata lahan di tambang Mesal pada tahun 2007, yang menjadi langkah pertama kegiatan reklamasinya.
Tanah pucuk pun ditebar, yang diiringi oleh pemupukan dan revegetasi ketika proses menata lahan telah usai. Durian, Sengon, Lingua Acacia menjadi beberapa vegetasi terpilih. Setelah itu, selama kurang lebih dua tahun. Newmont memusatkan perhatian pada pemeliharaan.
Proses pemeliharaan dan penjagaan lahan paska revegetasi, seperti penyiraman atau pemupukan, Newmont melibatkan masyarakat setempat selain Jagawana maupun security Newmont. Ini adalah bentuk sinergi lain atas suksesnya reklamasi newmont, yang tengah menanti penandatanganan pengembalian ijin pinjam pakai kawasan hutan atas tambang Mesal di tahun 2010 ini.





















JAKARTA – Anak usaha PT Bukit Asam Tbk, PT Bukit Asam Transpacific Railway (BATR), telah menda...
greenmining-review- Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai potensi sumber daya mineral...
Greenmining* Kementerian BUMN menargetkan laba bersih BUMN sektor pertambangan mencapai Rp4,94 tril...
greenmining-info-BHP Billiton mengumumkan pihaknya telah menandatangani perjanjian dengan Pemerintah...

